Sabtu, 19 September 2020

Resmi! Juventus Pecat Maurizio Sarri

Ia dipecat setelah Juventus tersingkir dari Liga Champions

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Momen cekcok Cristiano Ronaldo dengan Maurizio Sarri. (Roslan Rahman/AFP)

Bolatimes.com - Juventus resmi memecat Maurizio Sarri dari kursi pelatih tim. Keputusan ini diambil oleh manajemen Si Nyonya Tua setelah Cristiano Ronaldo cs gagal melaju ke perempatfinal Liga Champions, Sabtu (8/8/2020).

"Juventus Football Club mengumumkan bahwa Maurizio Sarri telah dibebaskan dari posisinya sebagai pelatih tim pertama," demikian pernyataan klub di laman resminya.

"Klub ingin berterima kasih kepada sang pelatih yang telah menulis babak baru dalam sejarah Juventus dengan memenangi gelar untuk kesembilan kalinya secara beruntun, kulminasi perjalanan pribadi yang membawa dia naik ke semua divisi sepak bola Italia," sambung pernyataan itu.

Tersingkirnya Juventus dari putaran 16 besar Liga Champions dari Olympique Lyon pada Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB menjadi hantaman terakhir bagi Bianconerri yang secara konsisten tampil di bawah ekspektasi.

Penyerang Lyon Memphis Depay merayakan gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Juventus melawan Lyon di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu (8/8). dini hari WIB. [Miguel MEDINA / AFP]
Penyerang Lyon Memphis Depay merayakan gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Juventus melawan Lyon di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu (8/8). dini hari WIB. [Miguel MEDINA / AFP]

Meski Sarri mampu membawa mereka memenangi scudetto untuk kesembilan kalinya secara beruntun, penampilan mereka kurang meyakinkan dan hanya mampu unggul satu poin dari tim peringkat kedua di klasemen Inter Milan. Ia pun gagal menghadirkan sepak bola menyerang yang menghibur.

Pada musim 2019/2020 Juventus total mengumpulkan 83 poin di Liga Italia, koleksi poin paling sedikit sepanjang sembilan musim beruntun di mana mereka sangat dominan di kancah domestik. Juve bahkan kemasukan 43 gol dari 38 pertandingan.

Bianconerri juga hanya mengoleksi 76 gol, jumlah gol yang lebih sedikit dari Atalanta, Inter Milan, Lazio, bahkan tim peringkat kelima AS Roma.

Juventus juara Liga Italia musim 2019/2020. (ISABELLA BONOTTO / AFP)
Juventus juara Liga Italia musim 2019/2020. (ISABELLA BONOTTO / AFP)

Kekalahan di Piala Super Italia dan final Piala Italia telah memberikan indikasi awal, namun disingkirkan tim peringkat ketujuh Liga Prancis dari Liga Champions menjadi sesuatu yang tidak dapat diterima.

Sejumlah sumber di Italia mengatakan terdapat tiga kandidat pelatih baru Juventus. Sky Sport Italia mengindikasikan Mauricio Pochettino didekati oleh klub Italia itu. Pochettino saat ini sedang tidak melatih klub mana pun.

Dua kandidat lainnya adalah Simone Inzaghi dan mantan pemain Juventus yang kini melatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Inzaghi dapat dikatakan akan sulit meninggalkan Lazio setelah klub ibukota itu memastikan berkompetisi di Liga Champions musim depan, sedangkan Zidane baru membawa Real Madrid menjuarai Liga Spanyol dan sedang menjalani hubungan yang harmonis dengan klub raksasa tersebut.

Penulis: Syaiful Rachman

Terkait

Terkini