Selasa, 12 November 2019

Ronaldo Ternyata Sempat Terpikir Gabung AC Milan, Ini Alasannya

Ronaldo ternyata nyaris berseragam AC Milan musim lalu.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi
cover_caption
Selebrasi Cristiano Ronaldo usai cetak gol ke gawang Ajax Amsterdam. Dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (11/4/2019) dini hari tadi, Juventus bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Ajax Amsterdam. [JOHN THYS / AFP]

Bolatimes.com - Musim ini akan jadi musim kedua bagi Cristiano Ronaldo bersama Juventus. Siapa sangka pemain yang musim lalu membuat kejutan dengan keputusannya hengkang dari Real Madrid itu ternyata pernah mempertimbangkan untuk berseragam AC Milan

Ya, Ronaldo pernah mempertimbangkan tim Italia lainnya alias bukan Juventus sebelum meninggalkan Real Madrid. Klub itu adalah pemilik 18 Scudetto di Negeri Pizza, AC Milan.

Ronaldo diklaim tertarik karena AC Milan memiliki nama besar di Italia. Namun, usaha itu akhirnya batal karena Yonghong Li selaku pemilik klub saat itu menghalangi kesepakatan tersebut.

"Presiden klub menginginkan Cristiano Ronaldo, tapi biaya-biayanya membuat transfer ini tidak disarankan," kata mantan CEO Milan, Marco Fassone kepada Sportitalia, dikutip dari Goal.

"Ronaldo sempat terbuka untuk menaksir peluang ini, karena Milan adalah sebuah klub yang terkenal dan ada antusiasme yang besar di sini. Bagaimanapun, kami tidak pernah melebihi perhitungan internal dan melihat apakah dia berpotensi terbuka terhadap transfer itu," tuturnya menutup.

Ronaldo pun akhirnya bergabung Juventus dengan biaya transfer mencapai 100 juta euro di musim panas 2018. Pemilik lima Ballond'Or itu juga diganjar gaji fantastis, yakni 31 juta euro (Rp 488 miliar) per tahun dalam ikatan kontrak sampai 2022.

Performa Ronaldo pada musim perdananya di Juventus juga cemerlang. Ia sukses mengemas 28 gol dan 10 assist di semua kompetisi, serta membantu skuat Bianconeri memenangkan trofi Serie A Italia.

AC Milan sendiri kini tidak lagi dipimpin oleh Yonghang Li. Elliot Management mengambil alih kepemilikan AC Milan, setelah pengusaha asal Cina itu gagal melunasi utang senilai 303 juta euro dari perusahaan asal Amerika Serikat.

Terkait

Terkini