Senin, 21 September 2020

Merasa Sedih karena Alfred Riedl Wafat, Wolfgang Pikal: Dia Manusia Hebat

Wolfgang Pikal juga terkesan dengan sikap Alfred Riedl yang selalu menerima setiap masukan dari para asistennya.

Arsito Hidayatullah
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl (tengah) saat masih aktif, bersama asistennya Wolfgang Pikal (kanan, memeluk pemain) bersama Timnas Indonesia. [ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf]

Bolatimes.com - Sosok mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, meninggal dunia, pada Selasa (8/9/2020) waktu setempat. Kesedihan pun dirasakan banyak orang, salah satunya Wolfgang Pikal, sosok yang sempat menjadi asisten Riedl selama menukangi skuat Garuda.

Bagi Pikal, Riedl yang berpulang pada usia 70 tahun itu merupakan mentornya dalam dunia kepelatihan. Ia pun merasa sangat berterima kasih atas ilmu yang diberikan Alfred Riedl selama keduanya masih bersama-sama.

"RIP coach Alfred, teman dan mentor saya. Terima kasih untuk pertemanan, ilmu, pengetahuan, dan pengalaman yang diberikan kepada saya," kata Wolfgang Pikal melalui keterangan tertulisnya kepada media, Selasa (8/9/2020).

Pikal yang pernah menggantikan Riedl sebagai pelatih Persebaya Surabaya --meski seumur jagung-- pun mengaku tidak bisa lupa akan sikap almarhum yang sangat terbuka. Di antaranya adalah sikap Riedl yang menerima setiap masukan dari para asistennya.

"Coach Alfred orang yang sangat disiplin, lurus, jujur, dan kadang juga lucu. Dia sangat terbuka untuk masukan dari staf," jelas Pikal, sebagaimana antara lain dipublikasikan Suara.com.

"Ilmu serta pengalamannya selama 30 tahun di sepakbola internasional luar bisa. Dia manusia hebat," pungkas juru taktik berusia 56 tahun itu.

Alfred Riedl tercatat menukangi Timnas Indonesia dalam tiga periode berbeda, yakni 2010-2011, 2013-2014, dan 2016-2017. Selama menukangi skuat Garuda, prestasi terbaik Riedl adalah membawa Timnas Indonesia jadi runner up di Piala AFF 2010 dan 2016.

Di luar Indonesia, nama Riedl juga harum di Vietnam. Ia pernah mengantar Vietnam menjadi runner-up Piala Tiger --nama lama Piala AFF-- pada 1998. Vietnam juga berhasil dibawanya ke babak perempat final Piala Asia 2007.

Di level timnas, Riedl juga pernah melatih Austria, Liechtenstein, Palestina, Laos, dan beberapa klub seperti El Zamalek, Hai Phong, hingga PSM Makassar. Sementara di masa bermainnya, Alfred Riedl dikenal berposisi sebagai striker dan punya empat caps membela Timnas Austria.

[Reporter: Adie Prasetyo Nugraha]

Terkait

Terkini