Minggu, 11 April 2021

PSSI Bentuk Satgas untuk Pantai Kinerja Shin Tae-yong

Satgas bentukan PSSI akan diketuai oleh Syarif Bastaman.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Dok. PSSI).

Bolatimes.com - PSSI punya gebrakan baru untuk memantau pengembangan program Timnas Indonesia. Yunus Nusi selaku Plt Sekjen PSSI mengatakan bahwa Ketua Umum Mochamad Iriawan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan Timnas Indonesia.

Satgas penanganan Timnas Indonesia akan diisi oleh Syarif Bastaman selaku ketua, serta para anggotanya yakni Endri Erawan (Exco bidang tim nasional) dan Indra Sjafri (direktur teknik).

"Begitu banyaknya tugas-tugas dari ketua umum maka tugas tim nasional didelegasikan kepada tim. Meski demikian, tanggung jawab tetap pada ketua umum," kata Yunus Nusi saat jumpa pers di Kantor PSSI Gedung Fx Sudirman, Kamis (18/6/2020).

"Beberapa tugas telah dijalankan oleh tim ini dan tim ini akan terus bekerja untuk Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan," ia menambahkan.

Jumpa pers PSSI terkait pembentukan Satgas Penanganan Timnas Indonesia (suara,com/Adie Prasetyo Nugraha)
Jumpa pers PSSI terkait pembentukan Satgas Penanganan Timnas Indonesia (suara,com/Adie Prasetyo Nugraha)

Sementara itu, Syarif Bastaman mengemukakan beberapa tugas tim yang diketuainya ini. Salah satunya adalah memantau program pelatihan timnas Senior hingga U-16. Selain itu, tim ini juga punya tugas melakukan evaluasi kinerja dari manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.

"Termasuk diantaranya melaksanakan evaluasi atau pelaksanaan kontrak Shin Tae-yong. Kami ingin melakukan terobosan prestasi jembatannya melalui Piala Asia U-19 2020. Piala Dunia U-20 2021 sukses prestasi dan penyelenggaraannya, kita harus bisa mengukur diri prestasi seperti apa," ujar Syarif Bastaman.

"Kami akan lihat pelaksanaan kontrak Shin Tae-yong. Satgas ini akan menilai kinerja Shin. Apakah kinerjanya kurang, baik, atau melebihi ekspektasi. Shin akan berada dalam tanggung jawab Satgas ini," tambahnya.

"Menilik kontrak, PSSI itu pemberi kerja. Sebagai profesional, siapa pun dia, termasuk Shin, harus mengikuti perintah pemberi kerja. Dia harus memberikan pelayanan berupa kecakapan teknis melatih. Soal waktu, tempat, dan metode itu ranah PSSI," Syarif menegaskan.

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menambahkan pembentukan Satgas ini adalah bentuk keseriusan federasi. Ia berharap sepak bola Indonesia bisa bangkit setelah gelaran Piala Dunia U-20 2021.

"Banyak contoh negara lain usai jadi tuan rumah Piala Dunia jadi momentum kebangkitan sepakbola di negara itu," pungkas Indra.

Terkait

Terkini