Minggu, 16 Mei 2021

Berduka Didi Kempot Wafat, Arema FC: Lagunya Sering Diputar saat Tanding

Arema FC ikut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Didi Kempot

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Didi Kempot [Instagram/@didikempot_official]

Bolatimes.com - Rasa kehilangan dirasakan oleh tim sepak bola asal Kota Malang, Arema FC atas meninggalnya Didi Kempot pada Selasa (5/5/2020). Klub kebanggaan Aremania ini ikut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Didi Kempot.

Duka cita Arema disampaikan oleh perwakilan tim Sudarmaji selaku media officer. Ia mendoakan agar almarhum bisa diterima di sisi Allah SWT.

"Kami sampaikan duka cita atas meninggalnya musisi Didi Kempot, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT" kata Sudarmaji dikutip dari laman resmi klub.

Arema FC mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Didi Kempot. (Instagram/aremafcofficial)
Arema FC mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Didi Kempot. (Instagram/aremafcofficial)

Bagi Arema, sosok Didi Kempot cukup dekat. Tim berjuluk Singo Edan itu dalam beberapa kesempatan sebelum pertandingan kandang di Stadion Kanjuruhan, suka memutar lagu-lagu mendiang.

Wajar jika Arema merasa kehilangan. Sebab, lagu-lagu Didi Kempot selama ini memang membekas dalam benak masyarakat Indonesia.

Hampir mayoritas lagu yang dibawakannya mengambil tema patah hati membuat Didi Kempot dijuluki penggemarnya sebagai Godfather of Brokenheart.

"Musik ini adalah bahasa universal, bisa menyentuh siapa saja, termasuk sepakbola. Apalagi almarhum beberapa kali sempat konser di Malang dan selalu meninggalkan kesan tersendiri" sambungnya.

Hingga berita ini ditulis, jenazah Didi Kempot masih berada di RS Kasih Ibu, Solo. Keluarga juga belum memutuskan kapan dan di mana jenazah Didi dimakamkan.

Didi Kempot lahir di Surakarta 31 Desember 1966 dan memiliki nama asli Dionisius Prasetyo. Dia adalah seorang penyanyi dan penulis lagu campursari.

Selama ini, Didi Kempot dikenal sebagai maestro campursari dan penulis lagu yang handal. Dia memulai karier sebagai musisi jalanan di Surakarta sejak 1984 hingga 1986. Kemudian dia hijrah ke Jakarta pada 1987 hingga 1989.

Didi Kempot merupakan nama panggung, yakni singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar, grup musik asal Surakarta yang membawanya ke Jakarta.

Konsisten menulis lagu bertemakan patah hati, Didi Kempot sampai dijuluki The Godfather of Broken Heart.

Terkait

Terkini