Minggu, 16 Mei 2021

Serbia Terapkan Lockdown, Aleksandar Rakic: Yang Melanggar Penjara 3 Tahun

Menurut Rakic, pemerintah Serbia menerapkan sistem dan sanksi yang tegas untuk memerangi virus corona.

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Striker Barito Putera, Aleksandar Rakic (tengah). (Dok. Barito Putera).

Bolatimes.com - Striker asing Barito Putera, Aleksandar Rakic, terpaksa harus LDR dengan anak dan istri selama pandemi virus corona. Aturan pemerintah Serbia menjadi penyebabnya.

Menurut Rakic, pemerintah Serbia telah menerapkan sistem lockdown untuk menekan penyebaran virus corona. Tidak hanya itu, warga Serbia juga dilarang keluar rumah dari jam 5 pagi hingga 8 malam.

Pemerintah Serbia juga memberlakukan sanksi tegas untuk para pelanggar, yakni ancaman penjara selama tiga tahun.

"Serbia telah memberlakukan lockdown dan jam malam. Orang tidak dapat keluar dari jam 5 hingga 8 malam. Ancaman tiga tahun apabila tidak menaati aturan tersebut," ujar Rakic di laman resmi Barito Putera.

"Mall, restoran, transportasi publik dan bandara ditutup, tidak ada yang beroperasi. hanya rumah sakit, apotek, dan beberapa supermarket yang buka," tuturnya menambahkan.

Rakic pun optimis istri dan anaknya akan selalu diberi kesehatan selama berada di Sebia. Pasalnya, kedua orang yang dicintainya itu sebanyak 95 persen menghabiskan waktu sehari-hari di dalam rumah.

"Anak saya masih balita. Dia bersama istri berdiam di apartemen di Serbia. Sebanyak 95 persen aktivitas mereka hanya di apartemen. Keluar hanya untuk membeli makanan saja," tegas eks pemain Madura United itu.

Di Serbia, per Sabtu (29/3/2020), sudah ada 659 kasus positif virus corona, di mana 40 orang berhasil sembuh dan 10 orang di antaranya meninggal dunia. Kemudian, ada tiga orang pula yang dibui karena melanggar aturan karantina.

Terkait

Terkini