Minggu, 29 Maret 2020

Curhatan Kurniawan Dwi Yulianto soal Liga Malaysia yang Kini Mandek

Saat ini Liga Malaysia dihentikan akibat penyebaran virus corona.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto saat melawan Thailand di Piala AFF 2018 di Stadion Rajamanggala, Thailand, Sabtu (17/11/2018) (AFF)

Bolatimes.com - Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, pemerintah Malaysia telah melakukan lockdown pada 18 Maret 2020. Lockdown akan dilakukan hingga akhir bulan ini.

Sebelum lockdown dilakukan pemerintah Malaysia, Federasi Sebak Bola Malaysia (FAM) sudah menghentikan kompetisi untuk sementara waktu guna mencegah penularan virus corona atau COVID-19.

Belum diketahui kapan kompetisi di Malaysia kembali digulirkan. Liga Super Malaysia (MSL) alias kompetisi kasta tertinggi di Malaysia itu sendiri baru memasuki pekan keempat ketika dihentikan.

Salah satu legenda sepak bola Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto, yang kini membesut Sabah FA, salah satu kontestan MSL angkat bicara soal liga Negeri Jiran.

Menurutnya, MSL dihentikan hingga waktu yang belum bisa dipastikan. Sebagai pelatih, Kurniawan hanya bisa menunggu.

Di tengah masa penantian yang tak pasti, Kurniawan tak ingin kondisi fisik para pemainnya menurun. Untuk itu Kurniawan membuat program latihan yang bisa dijalani para pemainnya di rumah masing-masing.

"Kami masih menunggu (kapan kompetisi bisa digelar). Tapi tetap tergantung dari pemerintah Malaysia juga. Di sini masih lockdown sampai 31 Maret 2020, setelah itu akan dipikirkan langkah selanjutnya," kata Kurniawan ketika dihubungi.

"Jadi tergantung situasi di sini (Malaysia). Mungkin kalau pengidap virus Corona makin banyak bisa saja penundaan kompetisi lebih lama," ungkapnya.

Seperti halnya Malaysia, federasi sepak bola Indonesia, PSSI, juga memutuskan untuk menghentikan liga. Saat ini kompetisi ditunda selama dua pekan.

Namun semuanya bisa saja berubah. Liga mungkin saja ditunda lebih lama jika penyebaran virus corona tak juga mereda.

Hingga Jumat (20/3/2020) siang WIB, jumlah korban virus corona di Indonesia bertambah. Tercatat, 309 orang terjangkit COVID-19 dengan jumlah meninggal dunia 31 orang.

Terkait

Terkini