Minggu, 29 Maret 2020

10 Pemain Persib Jalani Pemeriksaan Corona, Identitasnya Dirahasiakan

Persib Bandung turut was-was dengan persebaran virus corona di Indonesia.

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Striker Persib Bandung, Wander Luiz. (Dok. Persib).

Bolatimes.com - Klub kontestan Liga 1 2020, Persib Bandung, melakukan pemeriksaan virus corona di Graha Persib, Jln. Sulanjana Bandung pada Senin (16/3/2020). Namun, belum semua pemain Persib Bandung yang mendapat pemeriksaan.

Dilansir dari laman resmi Liga 1, baru ada 10 pemain Maung Bandung yang diperiksa karena keterbatasan alat dan laboratorium. Terkait identias pemain yang menjalani pemeriksaan dirahasiakan.

Dokter tim Persib, Rafi Ghani, menegaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan bukan karena ada dugaan virus corona dari pemain-pemain Persib Bandung, tetapi lebih ke tindakan preventif.

Sebab, virus corona ini cukup tangguh. Para pemain sepak bola yang selalu menjaga pola makan dan daya tahan tubuh pun bisa ikut tumbang karena virus tersebut.

Di sisi lain, Persib Bandung juga baru saja melakoni pertandingan melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2020, di mana pada laga tersebut dihadiri puluhan ribu suporter. Sehingga, perlu ada pemeriksaan untuk memastikan.

"Ini adalah dalam rangka untuk memutus penyebaran virus Corona, karena memang penyebarannya begitu cepat. Tim Persib berinisiatif melakukan pemeriksaan Corona apakah terpapar oleh virus atau tidak," kata Rafi Ghani di laman resmi Liga 1.

"Karena saya lakukan ini setelah ada pemain bola yang kita kenal menerapkan pola hidup sehat, daya tahan tubuhnya baik, tapi tetap terpapar," imbuhnya.

Rafi Ghani berharap dengan adanya pemeriksaan ini para pemain Persib Bandung bisa terhindar dari virus corona, sekaligus memutus rantai persebaran virus berbahaya tersebut.

"Pemain lainnya kita akan lakukan secara bertahap mudah-mudahan Corona ini kita sadari semua supaya si rantai penularannya terputus. Jadi, jangan ada lagi orang yang kena," tuturnya menutup.

Di Indonesia, virus corona sudah menyenang 134 orang, di mana lima di antaranya meninggal dunia dan delapan lainnya berhasil sembuh.

Terkait

Terkini