Selasa, 31 Maret 2020

Persija Vs Persebaya, PSSI Persilakan Bonek ke Jakarta

Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga pekan kedua Liga 1 2020.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Bonek memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo saat laga kontra PS Tira-Persikabo beberapa waktu lalu. [persebaya.id]

Bolatimes.com - Partai klasik super big match akan tersaji pada pekan kedua Liga 1 2020. Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3/2020) akhir pekan ini.

Selain merupakan partai yang sarat gengsi, rivalitas antar kedua kubu suporter jadi bumbu menarik Persija Jakarta vs Persebaya ini.

Sebagaimana diketahui, hubungan antara kelompok suporter Persija, Jakmania dengan Bonek Mania memang tidak harmonis. 

Bahkan, ketika kedua kesebelasan saling berhadapan, kubu suporter tim tamu kerap dilarang datang ke stadion. Ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Meski demikian, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan rupanya memiliki keinginan yang berbeda untuk laga akhir pekan ini. Ia ingin agar Bonek Mania bisa datang ke Jakarta dan menonton langsung laga di SUBGK nanti.

"Kalau saya, (Bonek Mania) lebih baik gabung saja, datang saja ke SUGBK. Kita ubahlah sekarang, apa yang dicari sebetulnya itu hanya kebanggan daerah, tapi tujuan akhirnya tetap mencari timnas yang bagus dari kompetisi ini," kata Iwan Bule di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (3/3/2020).

"Makanya saya imbau teman-teman suporter kita dukung bersama dan memberi dukungan kepada klub, tapi ujungnya tetap untuk sepakbola tercinta kita ini," sambungnya. 

Namun, mantan Kapolda Metro Jaya itu tetap menyerahkan keputusan hadir atau tidak hadirnya Bonek Mania kepada pihak keamanan dan Panpel Pertandingan, di mana Persija bertindak sebagai tuan rumah. 

"Itu kami kembalikan kepada pihak keamanan. Kalau diizinkan tentu kita memperbolehkan. Tapi itu juga nanti tergantung Panpel dengan pihak pengamanan, menyampaikan boleh atau tidaknya," pungkas Iriawan.

Terkait

Terkini