Minggu, 29 Maret 2020

Sergio Farias Kurang Puas dengan Lini Belakang Persija

Di Piala Gubernur Jatim 2020, gawang Persija hampir selalu kemasukan.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pertandingan Arema FC lawan Persija Jakarta di penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim. (Dok. Arema)

Bolatimes.com - Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias menyoroti lini belakang timnya jelang bergulirnya Liga 1 2020. Menurutnya, masih ada kekurangan di posisi tersebut.

Bagaimana tidak, Macan Kemayoran masih sering kebobolan. Seperti di pertandingan Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2020, di mana Pasukan Ibu Kota hampir selalu kemasukan.

Apalagi di laga final melawan Persebaya Surabaya. Di mana Persija kemasukan empat gol.

Tidak hanya itu, pada saat uji coba terakhir melawan Geylang Internasional, Persija masih kebobolan satu gol. Meski pada akhirnya Persija menang dengan skor 3-1, Minggu (23/2/2020).

Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias (kiri) dan pemain Heri Susanto (kanan) memberikan keterangan pers usai pertandingan melawan Geylang International di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2020) malam. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias (kiri) dan pemain Heri Susanto (kanan) memberikan keterangan pers usai pertandingan melawan Geylang International di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2020) malam. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

 

"Kami sebenarnya punya (Otavio) Dutra, dia tidak main, dia inti, dia main di turnamen kemarin, tapi Dutra cedera," kata Farias usai pertandingan.

"Waktu pertandingan melawan Persebaya kami kebobolan empat gol, kita susah karena dikartu merah satu pemain dan ada perubahan strategi di pertandingan itu," jelasnya.

Farias mengakui kekurangan pemain belakang jika ada salah satu dari mereka mengalami cedera. Namun, mantan pelatih Pohang Steelers itu sudah memiliki rencana lain.

Yaitu menempatkan pemain lain di posisi yang dibutuhkan. Seperti Marco Motta yang merupakan bek kanan, untuk menempati posisi di tengah.

"Untuk satu musim sebaik mungkin idealnya lima pemain di belakang, tapi kami tidak punya banyak di posisi itu, kalau Motta butuh di posisi itu dia akan dipasang," ucapnya.

"Sama terjadi di pertandingan lawan Persebaya, Motta turun jadi bek tengah. cuma kita harus persiapkan masalah itu, pemain di posisi berbeda harus dibiasakan, dan kita punya waktu untuk melatih di posisi itu," pungkasnya.

Terkait

Terkini