Rabu, 08 April 2020

Hariono, Dari Kuli Panggul hingga Jadi Legenda Persib Bandung

Hariono dulunya adalah kuli panggul.

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Gelandang Persib Bandung, Hariono. (Dok. Persib.co.id).

Bolatimes.com - Kebersamaan Persib Bandung dengan salah satu legendanya, Hariono, dipastikan berakhir pada 22 Desember 2019 atau laga pamungkas Liga 1 2019.

Manajemen Persib Bandung memutuskan tidak melanjutkan kontrak Hariono. Kepastian ini disampaikan oleh Robet Rene Alberts selaku pelatih.

"Sejauh ini baru dua pemain yang dikonfirmasi akan pergi dari tim, Hariono dan Kevin," kata Robert saat sesi latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (19/12/2019).

Keputusan yang diambil manajemen Maung bandung sebenarnya cukup mengejutkan. Sebab, Hariono adalah salah satu pemain paling loyal bersama Persib Bandung.

Hariono membela Persib Bandung sejak 2008, setelah diboyong dari Deltras Sidoarjo. Selama 11 musim membela klub kebanggaan masyarakat Bandung itu, ia turut membantu tim menjuarai Liga Indonesia 2014.

Hariono sendiri memiliki kisah hidup yang cukup menarik. Sebelum namanya dikenal banyak orang, dia dulunya adalah seorang kuli panggul.

Namun, nasibnya berubah ketika dirinya mulai mengenal sepak bola. Bermula dari mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB), bakat Hariono di dunia sepak bola terus terasah.

Hingga pada akhirnya, Hariono muda lolos seleksi di Deltras Sidoarjo junior dan mendapat promosi bermain di tim utama pada 2004.

Setelah empat tahun bermain di Deltras Sidoarjo, gaya bermain Hariono yang dikenal ngotot pun membuat Persib Bandung tertarik merekrut. Kebersamaan keduanya terus berjalan hingga dipastikan berakhir di akhir Liga 1 2019.

Walau Hariono dipastikan dilepas, gelandang 34 tahun tersebut layak disebut sebagai legenda Persib Bandung. Hal itu tidak lepas dari loyalitasnya selama 11 tahun terakhir.

Terkait

Terkini