Senin, 13 Juli 2020

Nadeo Argawinata Sedih Gawangnya Dibobol Vietnam Tiga Kali

Namun Nadeo Argawinata terlarut dalam kekecewaaan.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Penjaga gawang Timnas Indonesia U-22 Nadeo Argawinata (tengah) tertegun saat terjadi gol dari Timnas Vietnam dalam pertandingan final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bolatimes.com - Kiper Timnas Indonesia U-22, Nadeo Argawinata sangat sedih gawangnya dibobol tiga kali oleh Vietnam pada final sepak bola putra SEA Games 2019, Selasa (10/12/2019). Laga tersebut berakhir untuk kekalahan skuat Garuda Muda 0-3.

"Saya sangat sedih. Siapa yang tidak sedih kalau gawangnya kebobolan tiga kali. Satu kali saja sedih apalagi kalau kalah," ujar Nadeo Argawinata, seperti dikutip dari Suara.com.

Meski demikian, penjaga gawang asal Kediri, Jawa Timur, itu tidak ingin larut dalam kekecewaaan. Menurut Nadeo, semua pemain Timnas Indonesia U-22 sudah melakukan yang terbaik di lapangan.

"Kami sudah maksimal. Mungkin keberuntungan belum berpihak kepada kami," tuturnya menambahkan.

Nadeo Argawinata sendiri selalu dipercaya pelatih Indra Sjafri untuk berdiri di bawah mistar gawang Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2019. Dari tujuh laga, Nadeo tampil di enam pertandingan.

Penjaga gawang Nadeo Argawinata. (Suara.com/Adie Prasetyo)
Penjaga gawang Nadeo Argawinata. (Suara.com/Adie Prasetyo)

 

Selama itu, penjaga gawang berusia 22 tahun tersebut kemasukan lima gol yang semuanya dilesakkan pemain Vietnam.

Dia pun berterima kasih kepada jajaran pelatih timnas U-22 yang memberikannya kesempatan mencicipi SEA Games 2019, yang menjadi pengalaman perdana.

"Saya mengapresiasi kerja teman-teman saya, lalu kepada ofisial dan pelatih yang sudah memercayai saya. Semoga di SEA Games berikutnya kami bisa mendapatkan medali emas," kata Nadeo.

Timnas Indonesia U-22 meraih medali perak sepak bola SEA Games 2019 usai ditaklukkan Vietnam dengan skor 0-3 di final, Selasa (10/12) malam. Gol-gol Vietnam disumbangkan oleh Doan Van Hau (dua gol) dan Do Hung Dung.

Prestasi itu menjadi catatan terbaik Indonesia di SEA Games sejak tahun 2013. Namun, skuat berjuluk Garuda Muda belum berhasil menyamai pencapaian medali emas yang terakhir kali diraih pada SEA Games tahun 1991.

Sementara untuk Vietnam, gelar itu menjadi yang pertama sejak mereka menerima emas tahun 1959, ketika SEA Games masih bernama South East Asia Peninsular Games.

Terkait

Terkini