Kamis, 27 Februari 2020

Tanggapan Indra Sjafri Soal Insiden Kartu Merah Pelatih Vietnam

Indra Sjafri menilai hal yang dilakukan Park Hang-seo wajar mengingat ini adalah partai final.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih Timnas Vietnam U-22, Park Hang-seo (kanan) melakukan protes ketika dirinya mendapat kartu merah saat laga final cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 kontra Timnas Indonesia U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam WIB. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, turut buka suara soal kartu merah yang diberikan wasit kepada pelatih Vietnam, Park Hang-seo saat kedua tim berhadapan dalam partai final cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam WIB. 

Pada pertandingan yang berkesudahan 3-0 untuk keunggulan Vietnam itu, Park Hang-seo diganjar kartu merah karena ngamuk-ngamuk melakukan protes berlebihan. Ia diusir wasit Majed Mohamed Alshamrani pada menit ke-79.

Indra Sjafri menilai hal yang dilakukan Park Hang-seo wajar mengingat ini adalah partai final. Tentu, sebagai pelatih ia ingin yang terbaik buat timnya.

Selain itu, Indra mengaku memiliki hubungan yang baik dengan Hang-seo. Apalagi, beberapa kali Indra sudah pernah head-to-head dengan juru taktik asal Korea Selatan itu.

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri memberi arahan timnya saat melawan Timnas Thailand dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (26/11/2019). Indonesia menang 2-0 atas Thailand. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

 

"Kalau hubungan dengan Park ya kita sesama pelatih ya harus berhubungan baik. Dan saya sudah beberapa kali ketemu dengan coach Park, buat saya dia pribadi yang baik. Kita juga satu hotel," ungkap Indra Sjafri usai seperti dikutip dari media PSSI.

"Kalau ada di pertandingan situasi yang meledak-meledak, ya itu saya pikir hal yang wajar," sambung mantan pelatih Bali United itu.

Bagi Vietnam, medali emas sepakbola SEA Games 2019 yang didapat ini telah mengobati kerinduan mereka setelah 60 tahun tidak mendapatkannya.

Sementara Indonesia kembali harus bersabar untuk menggondol emas dan harus puas dengan raihan medali perak setelah kekalahan telak tadi malam.

Terkait

Terkini