Selasa, 21 Januari 2020

Bagaimana Kabar Cedera Evan Dimas, Begini Penjelasan Tim Dokter Timnas

Evan Dimas mengalami cedera engkel yang cukup parah pada laga final cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Gelandang Timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono (kedua kanan) yang cedera menyapa suporter seusai timnya kalah dari Vietnam pada laga final cabang olahraga sepakbola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam WIB. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Bolatimes.com - Dokter Timnas Indonesia U-22, Syarif Alwi memberikan penjelasannya perihal cedera yang dialami gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono. Syarif menjelaskan bahwa Evan akan lebih dahulu menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging) setibanya di Indonesia. 

Evan mengalami cedera engkel yang cukup parah pada laga final cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 kontra Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12/2019) malam WIB.

Evan cedera setelah menerima tekel horor dari salah satu pemain Vietnam pada bagian engkel kirinya.

Bintang klub Barito Putera ini seketika terjatuh dan tidak bisa melanjutkan pertandingan usai ditekel. Ia pun diganti oleh Syahrian Abimanyu pada menit ke-20.

"Kami MRI untuk mendiagnosa kecurigaan kami tentang cedera pada antero talo vibular ligamen (atfl ankle sinestra kiri). Setelah kita mengetahui, kita akan mengambil langkah terapi. Kita juga akan melakukan x-ray engkel kiri untuk mengatahui apakah ada kelainan di sekitar tulang engkel kiri," tutur Syarif Alwi dikutip dari laman resmi PSSI.

Jika tidak ada kelainan serius, setelah melaui proses terapi dan fisio yang berkelanjutan, Evan diperkirakan baru bisa bermain dengan normal sekitar tiga minggu. Namun, itu tergantung dari kondisi sang gelandang sendiri. 

"Mudah-mudahan cederanya tidak terlalu parah sehingga penyembuhannya bisa cepat," kata Syarif.

Sementara ini penanganan yang dilakukan terhadap Evan Dimas adalah fisioterapi dan pemberian obat-obatan. Rombongan Timnas Indonesia U-22 sendiri akan kembali ke Tanah Air, Rabu (11/12/2019) malam. 

Tidak hanya Evan, seluruh penggawa Garuda Muda juga akan menjalani pemeriksaan setibanya di Indonesia.

Ini karena PSSI ingin memastikan bahwa setiap pemain timnas sudah dalam dalam kondisi bugar ketika kembali ke klubnya masing-masing.

Sementara itu, pada pertandingan tadi malam, Timnas Indonesia U-22 harus mengubur mimpi meraih medali emas usai menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam.

Terkait

Terkini