Selasa, 21 Januari 2020

Meski Gagal Raih Emas, Indra Sjafri Tetap Didukung Latih Timnas Senior

Dukungan itu datang dari Rahmad Darmawan.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih Timnas Indonesia U22, Indra Sjafri. (Dok. Zing.vn).

Bolatimes.com - Terlepas dari kegagalan Timnas Indonesia U-22 menggondol medali emas di cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019, sosok Indra Sjafri dinilai masih layak menukangi timnas senior. Ini seperti disampaikan oleh pelatih kawakan Tanah Air, Rahmad Darmawan

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-22 gagal meraih emas setelah dikalahkan Vietnam 0-3 pada laga final di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam WIB.

Kekalahan itu membuat Indonesia harus kembali bersabar untuk mendapatkan emas di pentas SEA Games, setelah terakhir kali mendapatkannya pada edisi 1991 silam.

Well, sebelum kekalahan ini, Indra Sjafri disebut-sebut siap 'naik kasta' menukangi Timnas Senior Indonesia.

Ini tidak terlepas dari performa apik yang diperlihatkan Timnas Indonesia U-22 selama gelaran SEA Games di Filipina, meski pada akhirnya gagal mempersembahkan hasil terbaik. 

Apa pun itu, Indra Sjafri tetap memiliki rekam jejak yang cukup oke bersama Timnas Indonesia di tim nasional kategori umur. Saat Piala AFF U-19 pada 2013 contohnya, dan juga pada Piala AFF U-22 2019 lalu.

Bagi Rahmad Darmawan, pelatih yang layak menukangi Timnas Senior Indonesia harus tahu betul budaya sepak bola Tanah Air. Karena itu, baginya Indra Sjafri adalah sosok yang pas untuk menukangi skuat Garuda.

Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan saat ditemui di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (12/10/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).
Mantan pelatih Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan. (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com)

 

Selain Indra Sjafri, RD juga menyebut nama pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini serta juru taktik Bali United, Stefano Cugurra Teco.

Menurut RD, baik Indra, Fakhri dan Teco sama-sama layak untuk dipertimbangkan sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru menggantikan Simon McMenemy yang didepak beberapa waktu lalu.

"Saya mendukung, pelatih yang lebih baik menangani timnas senior itu adalah pelatih yang tahu budaya sepakbola Indonesia. Diantaranya coach Indra, coach Teco dan coach Fakhri," kata RD, seperti dikutip dari Suara.com.

"Coach Indra sangat layak sekali meski akhirnya gagal mendapatkan emas bersama timnas U-22. Dia sudah membuktikan kapasitasnya," sambung mantan pelatih Tira-Persikabo itu.

PSSI memang tengah mencari pelatih untuk Timnas Senior Indonesia setelah dipecatnya Simon McMenemy. Dua kandidat terkuat sejauh ini diyakini adalah Luis Milla dan Shin Tae-yong.

Terkait

Terkini