Jum'at, 24 Januari 2020

Eks Pelatih Klub Malaysia Jagokan Indonesia U-22 Juara SEA Games 2019

Rahmad Darmawan pernah melatih tim Malaysia, yaitu T-Team.

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Timnas Indonesia U-22. (Dok. PSSI).

Bolatimes.com - Pelatih asal Indonesia yang pernah melatih klub Malaysia (T-Team), Rahmad Darmawan, turut memberikan prediksinya untuk laga final SEA Games 2019 antara Timnas Indonesia U-22 versus Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019).

Menurut pelatih yang akrab disapa RD itu, Indonesia dan Vietnam sama-sama memiliki peluang memenangi pertandingan final itu. Namun, mantan juru racik Tira-Persikabo ini lebih menjagokan Indonesia.

RD beralasan tim asuhan Indra Sjafri ini belajar dari pertemuan di babak penyisihan Grup B. Di mana ketika itu skuat Garuda Muda menelan kekalahan 1-2 dari Vietnam.

Pemain Timnas Indonesia U-22 berfoto sebelum laga melawan Timnas U-22 Thailand dalam penyisihan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (26/11/2019). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Pemain Timnas Indonesia U-22 berfoto sebelum laga melawan Timnas U-22 Thailand dalam penyisihan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (26/11/2019). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

 

Kekalahan tersebut terbilang cukup menyakitkan. Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sempat unggul 1-0 di babak pertama, sebelum akhirnya dibalas oleh Vietnam.

Dari situ, pelatih yang pernah menukangi Persija Jakarta itu yakin timnas Indonesia U-22 bisa belajar. Apa yang jadi kekurangan saat melawan Vietnam di babak grup bisa diperbaiki.

"Kans (Indonesia dan Vietnam) sama besar, tapi saya jagokan Indonesia. Alasannya kita belajar dari kekalahan di pertemuan pertama," kata RD kepada Suara.com, Selasa (10/12/2019).

Pertandingan kedua tim ini dipercaya akan sangat menarik. Sebab, kedua tim sama-sama sudah rindu dengan perolehan medali emas.

Indonesia terakhir kali mendapat medali emas yaitu pada tahun 1991. Sementara Vietnam lebih lama lagi, yakni tahun 1959 atau 60 tahun silam ketika SEA Games masih bernama South East Asian Paninsular Games (SEAP Games).

Terkait

Terkini