Selasa, 18 Mei 2021

Ambisi Pelatih PSS Sleman Jelang Pertandingan Hidup Mati

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, menargetkan tiga poin kala berjumpa Persita Tangerang.

Stephanus Aranditio | Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro. (Irwan Febri Rialdi/Bolatimes.com).

Bolatimes.com - PSS Sleman berhasrat tampil habis-habisan ketika menjamu Persita Tangerang pada pekan kelima Grup B babak delapan besar Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/11/2018). Tiga poin menjadi target utama Super Elang Jawa.

PSS Sleman saat ini berada di posisi paling buncit Grup A dengan mengoleksi empat poin dari empat pertandingan. Alhasil, tak ada jalan lain bagi PSS Sleman selain meraup tiga poin di dua laga sisa untuk menjaga peluang ke semifinal Liga 2.

Sadar akan kondisi tersebut, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, menegaskan tak ada pilihan lain selain menyapu habis pertandingan bisa, termasuk menjungkalkan Persita Tangerang.

''Dua pertandingan kandang menjadi penting bagi kami, apalagi pertandingan besok lawan Persita Tangerang. Mau tidak mau kami harus menang. Kalau imbang saja kita pastikan kita tidak akan lolos, apalagi kalau kalah,'' kata Seto Nurdiantoro pada konferensi pers menjelang pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/11/2018).

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berbicara saat konferensi pers usai mengalahkan PSIM Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman (10/10/2018) (BOLATIMES/STEPHANUS ARANDITIO)
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berbicara saat konferensi pers usai mengalahkan PSIM Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman (10/10/2018) (BOLATIMES/STEPHANUS ARANDITIO)

 

''Jadi mau tidak mau kami tetap harus menang. Tapi harapannya pemain tetap tampil enjoy, tampil lepas dan mental juaranya bisa muncul,'' imbuhnya.

Terkait kondisi pemain, PSS Sleman dipastikan bakal tampil dengan kekuatan terbaik ketika menjamu Persita Tangerang. Skuat Super Elang Jawa berpeluang besar menurunkan enam pilar andalan yakni, Ichsan Pratama, Aditya Putra Dewa, Rifal Lastori, Amarzukih, Ikhwan Ciptady, dan Cristian Gonzales, yang sebelumnya disimpan ketika memetik kekalahan 0-1 atas Madura FC di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Senin (12/11/2018).

Hanya saja, Arie Sandy serta Qischil Gandrum Minny belum bisa turut bejuang karena masih berkutat dengan cedera.

''Harapannya pemain yang tidak kita bawa kondisinya lebih bugar. Tapi akan kita pantau sampai besok siapa yang kondisinya lebih bagus. Karena saya antisipasi cedera atau akumulasi waktu lawan Madura FC kemarin, dengan harapan dipertandingan kandang ini semua pemain bisa tampil sehingga lebih banyak pilihan,'' imbuh pelatih yang turut mengantarkan Indonesia ke final Piala AFF 2000 tersebut.

Pada pertandingan kandang kali ini, PSS Sleman tak akan didukung oleh ribuan suporter setia mereka. Seperti diketahui, akibat kesuruhan kala menjamu Madura FC, 6 November 2018, PSS Sleman mendapat sanksi dari Komdis PSSI menggelar laga kandang tanpa dukungan suporter sebanyak dua pertandingan.

Terkait

Terkini