Minggu, 16 Mei 2021

Eks Gelandang Piala Tiger 2000 Ungkap Kelemahan Bima Sakti

Seto Nurdiantoro menilai masih ada kekurangan di Timnas Indonesia arahan Bima Sakti.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kiri) memimpin jalannya latihan timnas Indonesia di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11/2018). Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana penyisihan grub B Piala AFF 2018 melawan timnas Singapura di Stadion Nasional, Singapura pada Jumat 9 November 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bolatimes.com - Mantan pemain Timnas Indonesia di Piala AFF atau Piala Tiger 2000, Seto Nurdiantoro, turut angkat suara terkait perjuangan skuat Garuda yang tampak terseok-seok di gelaran Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia mengawali kampanye di Piala AFF 2018 dengan kurang meyakinkan. Skuat arahan Bima Sakti dipaksa tunduk 0-1 atas Singapura di National Stadium, Kallang, Jumat (9/11/2018). Hasil buruk yang terakhir kali terjadi pada sembilan tahun silam pada laga uji coba.

Pada laga kedua Timnas Indonesia mampu memetik kemenangan 3-1 atas Timor Leste. Namun, perlu digaris bawahi, skuat Merah-Putih menang dengan susah payah karena harus tertinggal lebih dulu lewat sepakan jarak jauh Rufino Walter Gama.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berbicara saat konferensi pers usai mengalahkan PSIM Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman (10/10/2018) (BOLATIMES/STEPHANUS ARANDITIO)
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berbicara saat konferensi pers usai mengalahkan PSIM Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman (10/10/2018) (BOLATIMES/STEPHANUS ARANDITIO)

 

Keadaan itu pun turut mengundang reaksi dari Seto Nurdiantoro, mantan gelandang asal Yogyakarta yang turut mengantarkan skuat Garuda kala menjadi finalis Piala AFF 2000. Ia berharap, Bima Sakti selaku pelatih bisa mengambalikan permainan Timnas Indonesia di era Luis Milla yang terlihat rapi.

''Ritme permainan yang belum stabil dari pertandingan pertama dan kedua. Harus segara dikembalikan seperti yang kita lihat saat zaman Luis Milla, walau tidak (selalu menang). tapi secara permainan terlihat di sana,'' kata Seto Nudianto kepada Bolatimes.com, Kamis (15/11/2018).

Pada laga Grup B Piala AFF 2018 berikutnya, Timnas Indonesia akan melawan Thailand di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/11/2018). Seto Nudiantoro yang kini menjadi PSS Sleman berpesan agar Evan Dimas dan kolega bisa menampilkan kemampuan terbaik untuk memetik poin di kandang lawan.

''Tetap semangat, tumbuhkan mental juara. Tidak hanya kemenangan, tetapi juga mental juara dari dalam yang kita butuhkan di sana,'' tuturnya menambahkan.

Timnas Indonesia saat ini berada di posisi kedua Grup B Piala AFF 2018 dengan raihan tiga poin dari dua pertandingan. Skuat Garuda berada di bawah Thailand yang sama-sama memiliki poin tiga, tetapi unggul dalam produktif gol dari satu pertandingan.

Terkait

Terkini