Minggu, 16 Mei 2021

Tak Terima Kalah, Pelatih PSG Sebut Dua Gol Man City Beruntung Doang

PSG kalah 1-2 dari Manchester City

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Ekspresi kekecewaan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino usai timnya takluk dari Ajax Amsterdam pada leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (1/5/2019) dini hari tadi. [IAN KINGTON / IKIMAGES / AFP]

Bolatimes.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino, tidak bisa menerima alias kecewa atas kekalahan timnya atas Manchester City. Pasalnya, dua gol tim lawan dianggap cuma beruntung saja.

PSG harus takluk 1-2 oleh Man City dalam laga leg pertama babak semifinal Liga Champions, di Parc des Princes, Kamis (29/4/2021) dini hari WIB.

Les Parisiens mampu unggul lebih dulu lewat gol Marquinhos pada menit ke-15, tetapi gagal mengimbangi permainan lawan dan terus tertekan hingga kebobolan dua gol di babak kedua.

Gol pertama Manchester City dicetak Kevin De Bruyne. Prosesnya tak biasa, di mana gelandang Belgia itu coba melepaskan umpan yang justru gagal diantisipasi kiper PSG Keylor Navas.

Sementara gol kedua Man City lahir lewat tendangan bebas di depan kotak penalti PSG. Ryad Mahrez selaku eksekutor melepaskan tembakan melengkung yang melewati barisan pagar betis hingga menggetarkan gawang PSG.

"Ada dua babak yang berbeda. Di babak pertama kami melakukannya dengan baik. Kami menciptakan peluang dan pantas memimpin," kata Mauricio Pochettino, dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (29/4/2021).

"Tetapi di babak kedua mereka lebih baik dari kami. Dua gol itu adalah kecelakaan, tetapi mereka [memang] menciptakan [peluang] lebih banyak dari kami," tambahnya.

Pochettino mengaku sulit percaya dengan dua gol yang membobol gawang timnya dan mengatakan hal itu seharusnya tidak boleh terjadi dalam pertandingan level tinggi seperti semifinal Liga Champions.

"Kami sangat kecewa dengan dua gol tersebut. Sulit untuk menerima bahwa ini terjadi di semifinal - ini benar-benar menyakitkan," ungkap Poch, sapaan akrab Pochettino.

"Di babak kedua mereka lebih konsisten. Sulit bagi kami untuk mengatasinya. Secara fisik mereka sedikit lebih agresif. Sulit bagi kami untuk merebut kembali bola," tambahnya.

Kekalahan 1-2 di kandang membuat PSG dalam situasi sulit. Mereka wajib menang dengan mencetak dua gol atau lebih untuk menjaga kans lolos ke partai final.

Terkait

Terkini