Minggu, 11 April 2021

Ngaku Masih Banyak Kekurangan, Asnawi Curhat Usai Debut di Ansan Greeners

Asnawi mengaku bahwa dirinya masih kurang memuaskan di laga debut bersama Ansan Greeners.

Rauhanda Riyantama | Arif Budi Setyanto
cloud_download Baca offline
cover_caption
Asnawi Mangkualam diperkenalkan Ansan Greeners. (Instagram/asnawi_bhr)

Bolatimes.com - Pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam, curhat usai menjalani laga debut di Ansan Greeners. Asnawi pun mengungkapkan bahwa dia masih banyak kekurangan.

Sebagaimana diketahui, Asnawi Mangkualam resmi diperkenalkan sebagai pemain Ansan Greeners pada 18 Februari lalu. Perjalanan Asnawi di tim barunya sempat mendapatkan cobaan.

Pasalnya, Asnawi yang awalnya sudah selesai karantina dan menjalani latihan bersama Ansan Greeners berkontak dengan fans positif Covid-19. Hal itu membuat Asnawi harus menjalani isolasi lagi, meski hasil tesnya negatif.

Kendati demikian, Asnawi tidak patah semangat sehingga diberikan kesempatan untuk bermain di Ansan Greeners. Eks PSM Makassar itu akhirnya debut bersama tim baru di Piala FA Korea Selatan, Kamis (28/3/2021) lalu.

Setelah melakukan debut di sepak bola Korea Selatan, Asnawi lantas membagikan cerita pengalamannya kepada APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia).

Melalui akun media sosial Instagramnya pada Senin (29/3/2021), APPI kemudian membagikan cerita Asnawi. Dalam unggahan itu, Asnawi merasa bersyukur bisa menjalani pertandingan. Akan tetapi, di satu sisi Asnawi masih kurang puas dengan performa debutnya.

Asnawi Mangkualam curhat kekurangannya saat debut di Ansan Greeners. (Instagram/appi.official)
Asnawi Mangkualam curhat kekurangannya saat debut di Ansan Greeners. (Instagram/appi.official)

"Tapi memang debut pertama masih banyak kekurangan yang harus saya tingkatkan lagi, harus kerja lebih keras lagi. Sekarang saya masih dalam proses dan saya selalu percaya pada prosesnya," cerita Asnawi ke APPI.

Selain itu, Asnawi juga menjelaskan perbedaan sepak bola di Korea Selatan dengan Indonesia. Menurutnya di Korea Selatan intensitas permainan lebih tinggi, kualitas passing kontrol serta passing harus baik, dan permainannya keras.

Terkait

Terkini