Selasa, 26 Januari 2021

Investigasi Kematian Diego Maradona: Ada Pernyataan Palsu Perawat Pribadi

Perawat pribadi Diego Maradona beri pernyataan palsu dalam investigasi.

Rauhanda Riyantama | Arif Budi Setyanto
cloud_download Baca offline
cover_caption
Diego Maradona di Piala Dunia Remaja 1979. [Dok. FIFA]

Bolatimes.com - Skandal di balik kematian Diego Maradona terdapat laporan palsu dari perawat pribadinya dalam investigasi yang dilakukan untuk menyelidiki penyebab kematian sang legenda.

Diego Maradona meninggal di rumahnya pada Rabu (25/11/2020) usai dilaporkan mengalami serangan jantung. Kendati demikian, meninggalnya Maradona ini tetap diinvestigasi penyebabnya.

Dilansir dari media Argentina, Clarin pada Minggu (29/11/2020) ada sebuah pernyataan palsu yang diungkapkan perawat pribadinya, Dahiana Gisela dalam investigasi kasus kematian Maradona.

Dalam laporan tersebut, Gisela memberikan pernyataan pertama dengan mengaku bahwa dia sempat masuk ke kamar Maradona. Tetapi, di pernyataan kedua Gisela berbicara sebaliknya.

Gisela sendiri adalah perawat pribadi Maradona yang sempat mendampingi Susana Cosachov (psikiater) dan Carlos Diaz (psikolog) untuk melakukan pemeriksaan rutin kepada pencetak gol tangan Tuhan tersebut di siang hari.

Susana dan Carlos melakukan kunjungan ke kediaman Maradona pada pukul 11.55. Namun, sesampainya di sana saat kamar Maradona di ketuk berkali-kali, dia tidak merespons.

Pada pukul 12.10, Maradona tidak memiliki denyut nadi dan PCR dasar sempat dilakukan. Sayangnya pada waktu itu nyawa Maradona sudah tidak bisa tertolong.

Foto yang dirilis Telam menunjukkan para penggemar berkerumun di samping mobil jenazah yang membawa mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona dalam perjalanan dari istana kepresidenan Casa Rosada ke pemakaman  Jardin Bella Vista, di Buenos Aires pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [Raul FERRARI / TELAM / AFP]
Foto yang dirilis Telam menunjukkan para penggemar berkerumun di samping mobil jenazah yang membawa mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona dalam perjalanan dari istana kepresidenan Casa Rosada ke pemakaman Jardin Bella Vista, di Buenos Aires pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [Raul FERRARI / TELAM / AFP]

Usut punya usut, Gisela mengaku bahwa pernyataan palsu yang dilakukannya karena dia dipaksa oleh Medidom, perusahaan medis tempat dua Susana dan Carlos bekerja. Gisela dipaksa untuk bilang ke penyidik bahwa dia masuk ke kamar Maradona di pagi hari untuk memeriksanya.

Tetapi, di kesempatan lain Gisela menegaskan dia tidak masuk dan melakukan pemeriksaan di pagi hari itu. Gisela hanya mendengar pergerakan Maradona dari luar kamarnya.

Meski begitu, investigasi meninggalnya Diego Maradona masih terus berlanjut sehingga masih belum diketahui mana pernyataan perawat pribadi Maradona yang benar adanya.

Terkait

Terkini