Selasa, 26 Januari 2021

Diego Maradona Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya

Diego Maradona meninggal dunia

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi (kanan) bersama pelatih Argentina, Diego Maradona usai dikalahkan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2010 di Stadion Soccer City, Soweto, Johannesburg, Afrika Selatan. (AFP)

Bolatimes.com - Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, tutup usia pada Rabu (25/11/2020). Pria 60 tahun tersebut meninggal dunia karena serangan jantung.

Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga ataupun Federasi Sepakbola Argentina, ataupun dari Gimnasia de La Plata sebagai klub yang dilatih Maradona saat ini, namun sederet media Argentina telah mengklaim kematian sang legenda.

Surat kabar ternama Clarin dan Ole misalnya, yang mengklaim Maradona mengalami serangan jantung dan langsung meninggal di kediamannya di Kota Tigre, Buenos Aires.

Hal ini pun diamini sederet jurnalis sepakbola top Amerika Latin serta Eropa di media sosial, khususnya Twitter.

Maradona sendiri sejatinya telah dua pekan meninggalkan rumah sakit setelah sebelumnya sempat mengalami pembekuan darah di otak.

Semenjak gantung sepatu sebagai pemain, Maradona memang lumayan akrab dengan masalah kesehatan. Pada 2004 silam, The Golden Boy sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran penyakit jantung dan masalah pernapasan yang cukup parah.

Pada Januari 2019, Maradona juga sempat dirawat di rumah sakit imbas pendarahan internal di perut. Dan yang teranyar adalah awal bulan ini, di mana sang legenda mengalami pembekuan darah di otak.

Tak ketinggalan, Maradona juga pernah menjalani operasi bypass lambung untuk mengontrol berat badannya. Sudah jadi rahasia umum jika Maradona memang mengalami obesitas.

Gaya hidupnya yang buruk, ketergantungan pada narkotika, serta kecanduan pada alkohol pun ditengarai menjadi musabab terus menurunnya kondisi kesehatan Maradona dari tahun ke tahun. 

Selama kariernya sebagai pemain, Maradona pernah memperkuat klub-klub top Eropa macam Barcelona, Napoli, hingga Seviila.

Dia juga berstatus legenda di Boca Juniors, meski relatif tak lama membela panji klub raksasa Argentina itu.

Sementara di level internasional, pemilik nama lengkap Diego Armando Maradona itu sukses membawa Timnas Argentina kampiun Piala Dunia 1986 di Meksiko, yang juga melahirkan gol 'Tangan Tuhan' ke gawang Inggris yang termahsyur itu.

Total Maradona mencatatkan 91 caps dan menyarangkan 34 gol selama berseragam bersama La Albiceleste --julukan Timnas Argentina. dan sampai detik ini masih dianggap sebagai salah satu putra terbaik sepakbola negeri tersebut bersama dengan Lionel Messi.

Selamat jalan, legenda...

Penulis: Rully Fauzi

Terkait

Terkini