Minggu, 12 Juli 2020

Pria di AS Tewas Dicekik Polisi, Kylian Mbappe: Keadilan untuk George

George Floyd adalah seorang pria yang dibunuh oleh polisi

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Kylian Mbappe sukses mencetak tiga gol dalam kemenangan Paris Saint Germain atas AS Monaco di Parc des Princes, Senin (22/4/2019) dini hari WIB. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT / AFP)

Bolatimes.com - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, turut mengekspresikan rasa solidaritas atas kasus George Floyd yang tengah ramai di Amerika Serikat.

George Floyd merupakan pria berkulit hitam yang tewas di Minneapolis, Minnesota, pada Senin (25/5/2020) setelah dicekik menggunakan lutut oleh seorang polisi selama delapan menit.

Tindakan seorang aparat tersebut memantik kemarahan besar di Amerika Serikat. Demontrasi besar-besaran pun terjadi di negeri Paman Sam tersebut selama sepekan terakhir.

Kasus George Floyd turut mendapat perhatian dunia, salah satunya dari Mbappe. Melalui cuitan Twitter, pemain Timnas Prancis itu menuntut keadilan atas apa yang menimpa sang korban.

"#JusticeForGeorge," tulis Mbappe.

Kylian Mbappe tunjukkan rasa rolidaritas untuk George Floyd. (Twitter/@KMbappe).
Kylian Mbappe tunjukkan rasa rolidaritas untuk George Floyd. (Twitter/@KMbappe).

Mbappe bukan satu-satunya pesepak bola yang mengaungkan keadilan untuk George Floyd. Gelandang Schalke 04, Weston McKennie, turut melakukan hal yang sama.

Pemain asal Amerika Serikat itu mengenakan pita bertuliskan 'Justice for George' di lengannya dalam pertandingan melawan Werder Bremen di Veltins-Arena, Sabtu (30/5/2020).

Polisi yang membunuh George Floyd dikabarkan telah ditahan dan didakwa atas kasus pembunuhan tingkat tiga. Dia kini terancam dipenjara selama 25 tahun. Tak berhenti di situ, polisi tersebut juga digugat cerai istri.

Terkait

Terkini