Senin, 01 Juni 2020

Jose Mourinho Sebut Lanjutkan Sisa Kompetisi Adalah Keputusan Tepat

Bagi Mourinho, dimainkan di stadion tanpa penonton tak mengubah kualitas kompetisi.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho saat memberi instruksi pada Christian Eriksen pada laga kontra West Ham United, Sabtu (23/11/2019). [ADRIAN DENNIS / AFP]

Bolatimes.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, meyakini melanjutkan musim 2019/20 di atas lapangan adalah pilihan terbaik bagi sepak bola pada umumnya dan khususnya Liga Primer Inggris.

Liga Inggris musim 2019/20 ditangguhkan sejak pertengahan Maret karena pandemi virus corona dengan kompetisi menyisakan 9-10 pertandingan bagi tiap timnya.

"Jika bisa memainkan sembilan sisa pertandingan musim ini, itu akan menjadi pilihan terbaik bagi kita semua," kata Mourinho kepada Sky Sports.

"Itu hal yang baik bagi sepak bola, juga Liga Premier," lanjut manajer asal Potugal ini.

Di saat kompetisi ditangguhkan, Mourinho banyak menghabiskan waktunya menjadi relawan untuk mengantarkan barang-barang kebutuhan pokok warga London di sekitar markas Tottenham.

Ia mengaku bukan saja merindukan sepak bola, tetapi situasi dunia yang lebih normal sebelum pandemi terjadi. Pun demikian, ia menegaskan saat ini semua orang hanya perlu bersabar.

Jika pada akhirnya Liga Inggris dilanjutkan dan dimainkan di stadion tanpa penonton, bagi Mourinho hal itu tidak mengubah kualitas kompetisi.

"Saya pikir sepak bola tidak pernah dimainkan secara tertutup. Keberadaan kamera, membuat setidaknya jutaan orang di seluruh penjuru dunia menyaksikan," katanya.

"Jika kami harus bertanding di stadion yang tribunnya tak berpenghuni, yakinlah itu bukan ruang kosong, sama sekali bukan," pungkas Mourinho.

Tottenham berada di urutan kedelapan klasemen dengan koleksi 41 poin sebelum Liga Premier 2019/20 ditangguhkan dan masih punya harapan tampil di Eropa dengan jarak empat poin dari zona Liga Europa dan tujuh poin menuju Liga Champions.

Terkait

Terkini