Jum'at, 18 September 2020

Hampir Dua Bulan, Paulo Dybala Masih Positif Corona

Dybala sudah menjalani empat kali tes, tapi semuanya tetap positif.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Selerasi Paulo Dybala usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid. (Marco Bertorello/AFP)

Bolatimes.com - Sudah hampir dua bulan, tepatnya enam pekan, virus corona masih terus bersarang di tubuh penyerang lubang Juventus, Paulo Dybala.

Diklaim El Chiringuito, pemilik nomor 10 di skuat Bianconeri itu kembali positif terjangkit Corona setelah menjalani tes. Ini menjadi keempat kalinya hasil tes Dybala menunjukkan positif corona.

Ya, meski terus menjalani karantina dalam hampir dua bulan terakhir ini, empat tes yang sudah dilakukan Dybala tak kunjung menunjukkan hasil negatif virus corona.

Sebagai informasi, Dybala mengonfirmasi pada 21 Maret 2020 lalu bahwa dirinya dan juga sang kekasih, Oriana Sabatini positif terinfeksi virus corona setelah menjalani tes pertamanya.

Oriana Sabatini, kekasih Paulo Dybala. (Instagram/@orianasabatini)
Paulo Dybala (kanan) bersama kekasihnya, Oriana Sabatini. Sang kekasih juga positif terjangkit Virus Corona beberapa waktu lalu. (Instagram/@orianasabatini)

 

Dybala sendiri baru-baru ini mengungkapkan bagaimana ia menjalani hari-hari setelah positif terjangkit virus corona.

"Saya menderita batuk yang buruk, merasa lelah dan ketika saya tidur, saya merasa kedinginan. Awalnya, saya tak memikirkan tentang apa yang mungkin terjadi. Namun, itu terjadi pada dua rekan setim saya (di Juventus) dan saya yang terakhir," kata Dybala beberapa waktu lalu.

"Kami (Dybala dan sang kekasihnya) mengalami sakit kepala, tapi disarankan untuk tidak melakukan apa pun. Kami mengisolasi diri dan klub memberi kami vitamin," lanjut attacker berusia 26 tahun itu.

"Itu menyerang psikologis, namun belakangan ini saya tidak memiliki gejala. Dulu saya cepat lelah. Saya ingin berlatih, namun setelah lima menit saya kehabisan napas. Saat itulah kami menyadari ada sesuatu yang tidak beres, kemudian tes menunjukkan bahwa kami positif terkena virus," papar Dybala.

"Banyak orang meninggal di sini (Italia) setiap harinya (akibat COVID-19), keadaannya sangat buruk. Mereka di sini tidak bisa menangani kasus ini lagi, itulah sebabnya banyak negara mengirimkan dokter mereka. Ini bukan kebohongan, Anda harus berhati-hati. Orang-orang harus tetap berada di rumah," tukas penyerang internasional Argentina itu.

Sebelum Dybala, dua pemain Juventus lainnya memang  juga positif terjangkit Virus Corona, yakni bek Daniele Rugani dan gelandang kawakan Blaise Matuidi.

Namun berbeda dengan Dybala, kedua pemain tersebut telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Terkait

Terkini