Selasa, 26 Mei 2020

Kisah Perjalanan Lukaku yang Tolak Juventus demi Gabung Inter Milan

Lukaku mengaku jika Juventus menginginkan servisnya pada bursa transfer musim panas 2019 lalu.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
cover_caption
Striker Inter Milan Romelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Cagliari saat laga babak 16 besar Coppa Italia di Giuseppe Meazza. (Miguel MEDINA / AFP)

Bolatimes.com - Bomber andalan Inter Milan, Romelu Lukaku, baru-baru ini berkisah soal perjalanan kariernya dari Inggris ke Italia. Ia mengaku jika klub klub rival, Juventus menginginkan servisnya pada bursa transfer musim panas 2019 lalu.

Lukaku mengaku sudah sangat dekat untuk menjadi pemain Juventus. Namun lantaran faktor allenatore Inter Milan, Antonio Conte, striker berusia 26 tahun itu akhirnya memilih Kota Milano sebagai sebagai destinasinya.

Lukaku resmi digaet Inter Milan dari Manchester United pada 8 Agustus 2019 lalu dengan mahar transfer mencapai 65 juta euro. Diikat kontrak berdurasi panjang hingga 2024, Lukaku sendiri tampil moncer pada musim perdananya di Serie A.

Sebelum kompetisi ditangguhkan imbas pandemi Virus Corona, penyerang internasional Belgia itu sukses mengemas 17 gol plus dua assist bersama Inter dari 25 pertandingan Serie A musim ini.

Sementara bicara lintas ajang, Lukaku secara fenomenal menyumbang 23 gol serta lima assist untuk Inter dari total 35 pertandingan di semua kompetisi musim ini.   

"Ya, Juventus memang menginginkan jasa saya musim panas lalu. Saya sempat sangat-sangat dekat untuk gabung Juventus," beber Lukaku kepada Ian Wright di saluran YouTube milik legenda Arsenal itu, seperti dilansir Metro.

''Tetapi, pikiran saya selalu tertuju pada Inter dan sejujurnya pada pelatih (Antonio Conte). Ketika Inter datang, dan Conte yang menginginkan saya sejak dia melatih Chelsea dan Juventus, saya tak berpikir dua kali untuk memilih klub ini," sambungnya.

"Saya sangat antusias bekerja di bawah arahannya, tak diragukan jika dia adalah pelatih top. Pada masa kecil, saya juga mengagumi striker-striker legendaris Inter, ada Adriano, Ronaldo, (Christian) Vieri," ungkap penyerang jebolan akademi Anderlecht itu.

Tak ketinggalan, Lukaku juga mengungkapkan jika manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sebenarnya menginginkannya bertahan di Old Trafford pada musim panas lalu.

Romelu Lukaku. (Twitter/@manutd).
Romelu Lukaku. (Twitter/@manutd).

 

Ya, diakui Lukaku, Manchester United sebenarnya tak berniat melepasnya tahun lalu.

Akan tetapi, pemain bernama lengkap Romelu Lukaku Bolingoli itu memang sudah bulat untuk hijrah ke Inter, sejak kubu La Benemata mengajukan tawaran untuk meminangnya.

Musim lalu, Lukaku memang mengalami penurunan performa di Manchester United.

Melakoni musim perdana yang sukses pada kampanye 2017/2018 usai gabung dari Everton, musim lalu Lukaku hanya mampu mengemas 15 gol untuk Man United dari total 45 pertandingan di semua ajang.

Namun, Lukaku bersikeras jika Man United berniat mempertahankannya pada musim panas tahun lalu. 

"Mereka (Man United) ingin saya bertahan, Ole tak menginginkan saya pergi," papar Lukaku. 

"Tapi, saya bilang semuanya sudah usai. Itu tadi, saya memang sudah bulat untuk melanjutkan karier di Italia bersama Inter," bongkar top skor sepanjang masa Timnas Belgia tersebut (52 gol dari 84 caps).

"Tapi, saya sama sekali  tak memiliki perasaan negatif pada Man United. Itu adalah klub yang penting dalam perjalanan karier saya. Saya pun tak memiliki harapan apa-apa kecuali yang terbaik bagi mereka," lanjutnya.

"Saya kira Man United sekarang sudah berada di trek yang tepat bersama Ole. Mereka meraih hasil-hasil bagus seiring berjalannya musim. Mereka mendapatkan pemain yang tepat, melakukan tugasnya dngan baik, dan saya ikut senang," pungkasnya.

Penulis: Rully Fauzi

Terkait

Terkini