Rabu, 27 Mei 2020

RESMI! Manchester City Dilarang Tampil di Liga Champions Selama 2 Musim

Nasib nahas tengah menimpa Manchester City.

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Striker Manchester City, Sergio Aguero, nampak tertunduk lesu usai kalah dari Wolverhampton dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (6/10/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)

Bolatimes.com - Kabar buruk datang untuk Manchester City. Klub berjuluk The Citizens itu resmi dijatuhi hukuman dari UEFA dengan larangan bermain di Liga Champions selama dua musim.

Seperti dilansir laman resmi UEFA, Sabtu (15/2/2020) dini hari WIB, Man City dianggap melanggar Financial Fair Play (FFP) secara serius.

Sebagai hukumannya, Man City tak boleh tampil di kompetisi antarklub Eropa untuk dua musim ke depan. Tak hanya itu, The Citizens juga dijatuhi denda yang cukup masif, yakni 30 juta euro (sekira Rp 445 miliar).

Dilansir UEFA, Man City dipastikan takkan mentas di Liga Champions musim 2020/2021 serta 2021/2022, sekali pun mereka berhasil menjuarai kompetisi musim ini ataupun lolos dari jalur liga.

Kubu Man City sendiri pun secara kilat langsung memberi respons via laman resmi mereka.

Dalam pernyataan resminya, pihak klub rupanya tidak terkejut atas keputusan UEFA ini meski mengaku kecewa. Man City pun akan coba mengajukan banding kepada Arbitrase Olahraga (CAS).

"Manchester City kecewa, tapi tidak terkejut dengan pengumuman hari ini dari Pengadilan UEFA. Klub selalu mengantisipasi kebutuhan untuk mencari badan independen dan proses untuk mempertimbangkan secara imparsial bukti-bukti yang mendukung posisi klub."

Well, pihak Man City menuding adanya kejanggalan selama penyelidikan. Pasalnya, proses tersebut bocor ke publik sehingga pihak klub sempat mengadu kepada Komite Disiplin UEFA dengan lampu hijau dari CAS.

"Simpelnya, ini adalah kasus yang dimulai, dituntut, dan diadili oleh UEFA. Dengan selesainya proses prasangka ini, maka klub akan mencari penilaian yang tidak memihak secepat mungkin. Dan karena itu, akan memulai proses secepatnya di CAS."

Penulis: Rully Fauzi

Terkait

Terkini