Boladunia

Dibantai Real Madrid 3-0, De Rossi Akui AS Roma Mati Langkah

Daniele De Rossi akui AS Roma dibuat mati langkah kala bertamu ke kandang Real Madrid dalam rangkaian matchday 1 Grup G Liga Champions, dini hari tadi.

Galih Priatmojo

AS Roma kalah dalam matchday 1 Grup G Liga Champions usai dibantai Real Madrid 3-0 (Dok. worldpronos.com/galih)
AS Roma kalah dalam matchday 1 Grup G Liga Champions usai dibantai Real Madrid 3-0 (Dok. worldpronos.com/galih)

Bolatimes.com - Real Madrid masih terlalu digdaya bagi AS Roma. Berlaga di kandang, Los Blancos sepenuhnya mengontrol permainan dan berhasil membuat Serigala Roma mati langkah hingga akhirnya tunduk dengan skor telak 3-0, pada matchday 1 Grup G Liga Champions, Kamis (20/9/2018).

Kapten AS Roma Daniele De Rossi pun mengakui dominasi Real Madrid malam itu. Situasi itu pula yang menyulitkan timnya di samping juga Roma memang tak bermain maksimal.

Sepanjang laga, Roma sulit mengembangkan permainan akibat dominasi Madrid. Menurut statistik yang dilansir ESPN, penguasaan bola Roma hanya 39%.

Sementara Madrid mencatatkan penguasaan bola hingga 61%. Madrid juga melepaskan 30 tembakan, 11 di antaranya mengarah ke gawang. Kiper Roma, Robin Olsen, dibuat sibuk dengan melakukan delapan kali penyelamatan.

Sedangkan Roma yang banyak mengandalkan serangan balik tercatat melepaskan 13 percobaan mencetak gol. Hanya empat di antaranya yang tepat sasaran. Buruknya performa di sepertiga akhir lapangan menyulitkan Edin Dzeko dkk untuk menciptakan peluang bersih. Mereka pun akhirnya mati langkah.

''Anda selalu menjadi putus asa ketika bermain melawan tim yang memaksa Anda berlari dan berlari tanpa memegang bola,'' ujar De Rossi kepada Sky Sport Italia.

''Kami punya peluang untuk membahayakan mereka lewat serangan balik, tapi mereka punya pertahanan yang sangat bagus begitu juga dengan lini depannya, jadi tidak mudah untuk mencetak gol ke gawang mereka.''

''Saya melihat sikap yang lebih baik dari kami jika dibandingkan pertandingan hari Minggu (melawan Chievo), karena kami masih mampu memberi perlawanan. Di laga-laga seperti ini, kami sudah mendapat sejumlah tamparan sebelumnya.''

''Anda bisa membaca permainan dalam ribuan cara, tapi jika pemain yang sangat berbakat menghadapi Anda, mereka akan menemukan jalan. Mereka kuat, tapi kami harus ingat kekuatan kami dan menunjukkannya sekali lagi.''

''Kami hanya bisa bekerja keras, fokus ke Bologna, dan bukan yang lainnya. Kami butuh poin di Serie A dan itu akan sulit,'' tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini