Selasa, 04 Agustus 2020

Masih 25 Tahun, Pebalap Cantik Ini Nekat Banting Setir Jadi Bintang Porno

"Saya melakukan banyak kajian sebelum memutuskan jadi bintang porno. Saya sadar ini kontroversial," ujarnya.

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Mantan pebalap V8 Supercars Renee Gracie. Kini perempuan 25 tahun itu banting setir jadi bintang porno. [AFP/William West]

Bolatimes.com - Keputusan mengejutkan diambil oleh pebalap wanita asal Australia, Renee Gracie. Ia telah meninggalkan dunia balap dan memilih menjadi bintang porno.

Gracie mengungkapkan keluar dari kejuaraan V8 Supercars setelah menyadari tak punya masa depan di ajang balap mobil turing yang berbasis di Australia tersebut.

Perempuan berusia 25 tahun ini sempat bekerja sebuah toko mobil sebelum memutuskan berkarier di industri pornografi.

Dilansir dari Fox News, Rabu (10/6/2020), Renee Gracie aktif di sebuah situs film dewasa, menjual foto dan video dengan harga 9 dolar AS (sekitar Rp 126 ribu).

Lebih dari 5 ribu orang telah berlangganan situs Renee Gracie.

"Pekerjaan ini telah membawa saya pada posisi keuangan yang tidak pernah saya impikan, dan saya benar-benar menikmati pekerjaan ini," kata Renee Gracie.

Mantan pebalap V8 Supercars Renee Gracie. Kini perempuan 25 tahun itu banting setir jadi bintang porno. [AFP/William West]
Mantan pebalap V8 Supercars Renee Gracie. Kini perempuan 25 tahun itu banting setir jadi bintang porno. [AFP/William West]

Sebelum mengambil keputusan menjadi bintang film dewasa, Renee Gracie lebih dulu mengkaji berbagai aspek.

Termasuk risiko kesehatan dan norma sosial yang harus dihadapinya dengan pilihannya berubah haluan jadi bintang porno.

"Saya melakukan banyak kajian sebelum memutuskan jadi bintang porno. Saya sadar ini kontroversial," ujarnya.

"Dalam enam hari pertama, saya menghasilkan 24 ribu dolar AS (sekitar Rp 336 juta). Sejak saat itu saya menyadari bisa meraup penghasilan dengan jadi bintang porno," pungkas Renee Gracie.

Prestasi Renee Gracie di kancah balap V8 Supercars tidak cemerlang. Prestasi terbaik sebagai pebalap hanyalah finis urutan 18 di tahun 2015.

Penulis: Rizki Nurmansyah

Terkait

Terkini