Jum'at, 27 November 2020

Melati Daeva Sempat Syok Tahu Kompetisi akan Kembali Bergulir Agustus 2020

Melati Daeva anggap BWF terlalu terburu-buru

Irwan Febri Rialdi
cloud_download Baca offline
cover_caption
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, meraih medali emas SEA Games 2019 setelah di partai final mengalahkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, Senin (9/12). [Humas PBSI]

Bolatimes.com - Pebulu Tangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti, sempat syok saat mengetahui bahwa  kompetisi bakal kembali bergulir pada Agustus 2020.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sebelumnya telah merilis jadwal terbaru kompetisi setelah sejak 15 Maret 2020 lalu dihentikan sementara akibat pandemi Covid-19.

Melati mengaku kaget dengan keputusan BWF lantaran pandemi virus Corona hingga kini belum mereda diberbagai belahan dunia.

Dia tak yakin jadwal yang ada bisa terselenggara dengan baik.

"Saya rada syok juga. Dari PBSI juga belum ada info lebih lanjut. Jadwal baru keluar tapi arahan pelatih belum ke sana," kata Melati saat dihubungi Suara.com, Kamis (28/5/2020).

Secara pribadi, Melati menganggap BWF terlalu terburu-buru menggulirkan kembali kompetisi.

Pasalnya, banyak pebulutangkis di negara-negara lain yang belum kembali berlatih lantaran pandemi Covid-19.

"Kondisi negara-negara lain juga banyak yang belum membaik. Menurut saya sih, yang ikut turnamen di Agustus itu akan sedikit. Banyak atlet yang belum latihan," tutur partner Praveen Jordan.

Kendati menganggap keputusan BWF terburu-buru, juara All England 2020 itu tetap siap apabila diturunkan untuk bertanding.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjuarai All England 2020 usai mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3). [Humas. PBSI]
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjuarai All England 2020 usai mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3). [Humas. PBSI]

Sampai saat ini pun, lanjut Melati, dirinya dan rekan-rekan di Pelatnas terus mempersiapkan diri, kendati sebelum Juni 2020, program latihan masih berjalan diintensitas 40 persen.

"Dari pelatih belum diberikan info kami akan mengikuti turnamen apa. Tapi pekan depan katanya latihan kembali normal, pagi dan sore. Sekarang kan masih satu hari sekali," tandas Melati.

Penulis: Arief Apriadi

Terkait

Terkini