Minggu, 08 Desember 2019

Kabar Buruk, Timnas Hoki Indonesia Dilarang Tampil di SEA Games

Alasan pelarangan karena induk olahraga hoki Indonesia masih dirundung masalah dualisme kepengurusan.

Rauhanda Riyantama
cover_caption
Tim Hoki Indoor Indonesia. [Dok. Ist]

Bolatimes.com - Kabar buruk menimpa kontingen Indonesia di SEA Games 2019. Timnas hoki Indonesia dikabarkan tak diizinkan bertanding di multievent yang diadakan di Filipina tersebut.

Dilansir New Strait Times, Federasi Hoki Asia (AHF) disebut-sebut telah menolak timnas hoki putra maupun putri Indonesia untuk tampil di SEA Games 2019.

Alasannya, induk olahraga hoki Indonesia masih dirundung masalah dualisme kepengurusan, yakni antara Federasi Hoki Indonesia (FHI) dan Persatuan Hoki Seluruh Indonesia (PHSI).

Pada edisi SEA Games 2019, FHI menjadi perwakilan Indonesia di cabang olahraga hoki. Kendati demikian, keanggotan FHI nyatanya tak tercantum dalam Federasi Hoki Internasional (FIH).

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Sesemenpora Gatot S Dewa Broto langsung merespons kabar tidak mengenakan tersebut.

Gatot mengatakan bahwa Kemenpora marah dengan kondisi ini. Kendati tak ingin disebut kecolongan, dia sangat menyayangkan dengan adanya kabar miring tersebut.

"Saya marah betul ini. Saya peringkatkan kepada pihak yang mempersulit hadirnya kontingen di SEA Games bahwa ini adalah bentuk tindakan tidak mendukung kepentingan negara," ujar Gatot saat dihubungi wartawan, Rabu (4/12/2019).

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto saat menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepemahaman (MoU) antara Kemenpora dan KOI terkait pencairan anggaran SEA Games 2019 di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). (Suara.com/ Arief Apriadi)
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto saat menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepemahaman (MoU) antara Kemenpora dan KOI terkait pencairan anggaran SEA Games 2019 di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). (Suara.com/ Arief Apriadi)

 

Lebih jauh, Gatot menjelaskan bahwa Kemenpora sejatinya tahu ada masalah dualisme dalam tubuh induk olahraga hoki Indonesia.

Kendati demikian, masalah internal cabang olahraga, disebut Gatot harus diselesaikan federasi itu sendiri. Pemerintah tak ingin ikut campur.

Dalam kasus tim hoki Indonesia untuk SEA Games 2019, Kemenpora disebut Gatot sudah bekerja keras bahwa masalah ini jangan sampai muncul.

Kemenpora disebut sudah mengirim surat kepada PHISGOC selaku panitia penyelenggara SEA Games 2019, agar skuat Merah Putih tak terjegal masalah-masalah seperti ini.

"Jangan salahkan publik kalau nanti penilaian terjadap hoki jadi buruk. NOC Indonesia sudah kirim surat kepada PHISGOC. Tapi ternyata belum ampuh untuk bisa membantu menyelesaikan masalah ini di sana," jelas Gatot.

"Jadi pemerintah akan bantu kirim surat lagi supaya atlet-atlet hoki ini bisa tetap tampil," tegasnya.

Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019 resmi dikukuhkan. Proses pengukuhan berlangsung di Hall Basket, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019). (Suara.com / Arief Apriadi)
Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019 resmi dikukuhkan. Proses pengukuhan berlangsung di Hall Basket, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019). (Suara.com / Arief Apriadi)

 

Kemenpora sendiri, kata Gatot, akan menunggu informasi lebih lanjut dari NOC Indonesia dan CdM terkait masalah ini.

Dia tak ingin cepat-cepat mengambil keputusan dengan memberi sanksi pada FHI.

Dihubungi terpisah, Chef de Mission (CdM) Indonesia di SEA Games 2019, Harry Waganegara memaparkan bahwa pihaknya kini terus melobi PHISGOC agar Indonesia bisa diperkenankan tampil di cabang olahraga hoki SEA Games 2019.

"Kami masih berupaya melobi. Semoga ada jalan karena di tiga SEA Games sebelumnya dan di Asian Games terakhir kita tidak ada isu dengan atlet kita dari federasi hoki yang ada," ujar Harry.

Tim hoki Indonesia sebelumnya tampil di tiga edisi SEA Games terakhir yakni 2013, 2015, dan 2017, kendati dalam kesempatan itu tak mampu memberikan raihan medali.

Pertandingan cabor hoki SEA Games 2019 berlangsung mulai hari ini, Rabu (4/12/2019) hingga 10 Desember mendatang di LB Centtro Mall & Convention Center, Filipina.

Terkait

Terkini