Minggu, 08 Desember 2019

Greysia/Apriyani Bakal Absen di SEA Games 2019?

Greysia/Apriyani mengalami cedera.

Galih Priatmojo
cover_caption
Pebulutangkis ganda putri Indonesia peraih medali perunggu bulu tangkis nomor perorangan Asian Games 2018, Greysia Polii (kanan) dan Apriyani Rahayu (kiri) [ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah]

Bolatimes.com - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu belum bisa dipastikan bisa turun di ajang SEA Games 2019 Filipina.

Sebelumnya, pada akhir September lalu, PBSI selaku induk olahraga bulutangkis Tanah Air, merilis 20 pemain yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2019 Filipina.

Diantara yang turut disertakan yakni pasangan ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Selain di SEA Games 2019, Greysia/Apriyani juga telah memastikan diri lolos ke turnamen BWF World Finals 2019 di Guangzhou, China, 11-15 Desember mendatang.

Kini, nasib Greysia/Apriyani di kedua turnamen itu menjadi abu-abu. Hal itu lantaran cedera bahu yang dialami Greysia.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, memenangi babak pertama China Open 2019 usai mengalahkan wakil Inggris, Chloe Birch/Lauren Smith, Rabu (18/9). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, memenangi babak pertama China Open 2019 usai mengalahkan wakil Inggris, Chloe Birch/Lauren Smith, Rabu (18/9). [Humas PBSI]

Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI, Eng Hian mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan tim medis sebelum memutuskan langkah selanjutnya untuk anak didiknya itu.

"Kami akan lihat hasil pemeriksaan dokter terlebih dahulu, baru menentukan turnamen yang akan diikuti selanjutnya," ucap Eng Hian, seperti dilansir dari Suara.com, Jumat (8/11/2019).

Eng Hian menjelaskan cedera yang dialami Greysia telah terjadi sejak turnamen China Open 2019, 17-22 September lalu.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bersama pelatih mereka, Eng Hian (tengah), melaju ke semifinal Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand),di Istora Senayan, Jakarta, Jum'at (26/1). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bersama pelatih mereka, Eng Hian (tengah), melaju ke semifinal Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand),di Istora Senayan, Jakarta, Jum'at (26/1). [Suara.com/Arief Apriadi]

Cedera tersebut berdampak pada penampilan Greysia/Apriyani yang menurun di sejumlah turnamen terakhir.

Tercatat pasangan peringkat delapan dunia tersebut terhenti di babak kedua turnamen Korea Open 2019, Denmark Open 2019, dan French Open 2019.

Teranyar Greysia/Apriyani terhenti kiprahnya di babak pertama Fuzhou China Open 2019 dair wakil Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, Rabu (6/11) lalu.

Kondisi itu pulalah yang membuat Eng Hian memutuskan membatalkan keikutsertaan peringkat delapan dunia ini di ajang Hong Kong Open 2019 pekan depan.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, terhenti di babak pertama Fuzhou China Open 2019 usai kalah dari Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia), Rabu (6/11). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, terhenti di babak pertama Fuzhou China Open 2019 usai kalah dari Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia), Rabu (6/11). [Humas PBSI]

"Bahunya Greysia memang sakit. Dia sudah menahan sakit dari turnamen China Open 2019 Super 1000," kata Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI, Eng Hian.

"Tapi tetap mau coba dulu karena mereka khawatir ranking akan drop kalau tidak ikut turnamen," lanjut Eng Hian terkait keikutsertaan Greysia/Apriyani di Fuzhou China Open 2019.

"Setelah melihat hasil di lima turnamen seperti ini, saya putuskan untuk proses penyembuhan dulu saja," pungkasnya.

Terkait

Terkini