Selasa, 19 November 2019

Fajar/Rian Juara Korea Open 2019

Mereka menekuk Kamura / Sonoda dengan skor 21-16, 21-17 dalam tempo 39 menit.

Galih Priatmojo
cover_caption
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto menggigit medali di atas podium seusai keluar sebagai juara setelah mengalahkan ganda putra Jepang Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda pada final Korea Open 2019 di Incheon Airport Skydome, Korea Selatan, Minggu (29/9/2019). Pasangan Fajar/Rian menjuarai ganda putra Korea Open 2019 usai mengalahkan pasangan Kamura/Sonoda dengan skor 21-16, 21-17. ANTARA FOTO/Nafielah - Humas PP PBSI/hma/ama.

Bolatimes.com - Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto berhasil merebut kemenangan dari Takeshi Kamura / Keigo Sonoda (Jepang) dan berhasil meraih gelar Korea Open 2019, Minggu (29/9/2019).

Bermain di Incheon Airport Skydome, Incheon, Fajar / Rian tampil dominan dalam laga yang berlangsung cukup sengit itu. Mereka menekuk Kamura / Sonoda dengan skor 21-16, 21-17 dalam tempo 39 menit.

Gim pertama berlangsung ketat sejak awal laga. Fajar / Rian dan Kamura / Sonoda saling bergantian mencuri poin. Sempat tertinggal 6-9, Fajar / Rian akhirnya mampu mengunci interval dengan keunggulan 11-10.

Selepas jeda, intensitas laga tak menurun. Kejar-kejaran poin terus terjadi antara Fajar / Rian dan ganda Jepang peringkat empat dunia itu, dari mulai 13-11, 13-13, 14-13, hingga 16-14.

Servis flick dari Fajar sempat membuat Kamura / Sonoda pontang-panting. Wakil Jepang dibuat terkecoh dengan pengembalian shuttlecock ke arah kanan lapangan, hingga semakin jauh tertinggal 17-14.

Sempat kehilangan beberapa poin, smash keras dari Rian Ardianto yang mengarah ke sisi Keigo Sonoda di kiri lapangan, akhirnya mengunci kemenangan pada gim pertama dengan skor 21-16.

Memasuki gim kedua, Fajar / Rian langsung tancap gas hingga unggul 3-1 dari wakil Jepang. Namun, Kamura / Sonoda tak tinggal diam, mereka mampu menyamakan kedudukan 5-5, sebelum wakil Indonesia mengunci interval 11-9.

Fajar Alfian tampil amat dominan pada gim kedua ini. Baik saat bermain di depan Rian Ardianto maupun saat back-up posisi belakang, pebulutangkis 24 tahun itu mampu beberikan pukulan sulit bagi lawan.

Meski begitu, jalannya laga tak otomatis menjadi mudah bagi peringkat enam dunia tersebut. Kamura / Sonoda terus memberi tekanan hingga perolehan poin tak pernah berselisih jauh, dari mulai 15-14, 17-15, dan 18-16.

Di poin-poin kritis, Fajar / Rian mampu tampil tenang dan mengontrol jalannya laga. Sempat mendapat perlawanan hingga skor menjadi 20-17, keduanya akhirnya menang berkat challenge yang diajukan Fajar.

Umpire awalnya menganggap pukulan Fajar keluar di sisi kanan lapangan lawan. Namun, dari teknologi challenge, diketahui pukulannya masuk dan memastikan kemenangan Fajar / Rian.

Ini merupakan gelar juara kedua Fajar / Rian sepanjang 2019. Sebelumnya, pasangan yang akrab disebut FajRi itu meraih gelar pedana di tahun 2019 saat mengikuti ajang Swiss Open pada Maret lalu.

Kemenangan ini juga turut membuat rekor pertemuan Fajar / Rian dan Kamura / Sonoda imbang 5-5.

Sebelumnya, anak-anak latih Herry Iman Pierngadi itu hanya berhasil memenangi empat laga dari sembilan pertemuan terakhir dengan wakil Jepang tersebut.

Terkait

Terkini