Sabtu, 16 November 2019

Tersingkir dari Thailand Open 2019, Fitriani: Main Saya Jorok Banget!

Fitriani sudah tiga kali beruntun kalah dari Sayaka

Galih Priatmojo
cover_caption
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, menang atas Line Hojmark Kjaersfekdt (Denmark) di babak pertama Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Bolatimes.com - Tunggal putri Indonesia, Fitriani di Thailand Open 2019 terhenti di perempat final usai kalah dari wakil Jepang, Sayaka Takahashi, Jumat (2/8/2019).

Fitriani gagal melangkah ke semifinal setelah kandas dalam pertarungan rubber game. Sempat tampil bagus di game kedua, ia akhirnya kalah 20-22, 21-15, dan 14-21.

Juara Thailand Masters 2019 itu tak menampik tampil buruk di laga kali ini. Fitriani menyebut pukulan lawan cukup sulit untuk ditaklukkan.

"Pukulan (Sayaka) tajam. Dan karena ia kidal, jika pukulan saya tak melewati dia, arah (shuttlecock) pengembaliannya tidak kelihatan," ujar Fitriani seperti dilansir dari Suara.com, Jumat (2/8/2019).

"Tapi kalau bisa mengatasinya, pukulannya tak setajam itu," sambungnya.

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, terhenti di babak perempat final Thailand Open 2019 usai kalah dari Sayaka Takahashi (Jepang), Jumat (2/8). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, terhenti di babak perempat final Thailand Open 2019 usai kalah dari Sayaka Takahashi (Jepang), Jumat (2/8). [Humas PBSI]

Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun Fitriani dari Sayaka. Dua kekalahan sebelumnya terjadi di Malaysia International Challenge 2016 dan German Open 2019.

"Di game pertama saya sempat unggul terus, tapi banyak mati-mati sendiri dan akhirnya kecolongan," beber Fitriani.

"Di game kedua saya mengubah kecepatan dan kontrol serangan, jadi seolah-olah pukulan dulu, kalau ada kesempatan langsung serang."

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani. [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani. [Humas PBSI]

"Di game ketiga mainnya jorok banget, saya tidak bisa kontrol arah angin yang berubah-ubah. Padahal di game pertama saya bisa mengatasi," pungkas Fitriani.

Kekalahan Fitriani memastikan sektor tunggal putri Indonesia habis tak tersisa di Thailand Open 2019.

Terkait

Terkini