Minggu, 08 Desember 2019

Ini Alasan Ganda Putri Peringkat Lima Dunia Mundur dari New Zealand Open

Ganda putri peringkat lima dunia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mundur dari New Zealand Open 2019.

Galih Priatmojo
cover_caption
Pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, takluk dua game langsung dari Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang) dalam laga perdana Grup A BWF World Tour Finals 2018, di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Cina, Rabu (12/12/2018). [Humas PBSI]

Bolatimes.com - Pasangan ganda putri peringkat lima dunia yakni Greysia Polii / Apriyani Rahayu dipastikan mundur dari turnamen New Zealand Open 2019.

Melalui akun twitter resminya, @INABadminton, PBSI mengkonfirmasi jika Greysia / Apriyani tak akan mengikuti turnamen yang menjadi ajang perdana pengumpulan poin menuju Olimpiade 2020 tersebut.

Greysia Polii disebut mengalami pembengkakan di bagian tangan. Kondisi itu sejatinya sudah dialami Greysia pada beberapa turnamen sebelum Badminton Asia Championships (BAC) 2019 yang berlangsung pada 23-28 April 2019.

"Memang tangannya Greysia sedang sakit sehingga tidak bisa maksimal," ujar asisten pelatih ganda putri PBSI, Chafidz Yusuf seperti dikutip dari suara.com, Minggu (28/4/2019).

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, angkat koper lebih cepat dari Badminton Asia Championship 2019 usai takluk dari wakil China, Li Wenmei/Zheng Yu, di babak pertama, Rabu (24/4/2019). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, angkat koper lebih cepat dari Badminton Asia Championship 2019 usai takluk dari wakil China, Li Wenmei/Zheng Yu, di babak pertama, Rabu (24/4/2019). [Humas PBSI]

 

Selepas meraih gelar juara India Open 2019, performa Greysia / Apriyani memang terlihat menurun. Di BAC 2019 sendiri, pasangan ganda putri peringkat lima dunia itu harus terhenti di babak pertama.

Mereka harus angkat koper lebih cepat setelah dipecundangi wakil China, Li Wenmei/Zheng Yu. Greysia/Apriyani kandas dua game langsung dengan skor 12-21, 17-21.

Chafidz mengakui jika performa anak latihnya itu kurang maksimal di BAC 2019. Greysia/Apriyani disebutnya tak mampu beradaptasi dengan kondisi shuttlecock yang berubah-ubah di setiap turnamen.

"Greysia / Apriyani kemarin belum bisa menerapkan permainan yang sesuai dengan kondisi bola yang berat. Kondisi bola yang berat atau ringan, bisa diakali dengan penerapan pola main yang benar," tutur Chafidz.

Dengan absennya Greysia / Apriyanii, sektor ganda putri hanya menyisakan tiga wakil di New Zealand Open 2019. Mereka antara lain Della Destiara Haris / Rizki Amelia Pradipta, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, serta Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

New Zealand Open 2019 sendiri akan berlangsung pada 30 April hingga 5 Mei 2019. Turnamen BWF World Tour level Super 300 itu akan digelar di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru.

Terkait

Terkini