Minggu, 08 Desember 2019

Tak Kekurangan Bibit Muda Berkualitas, PBSI Tak Risau Soal Regenerasi

Banyak bibit muda berbakat yang namanya mencuat di kancah internasional.

Rauhanda Riyantama
cover_caption
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti. [Suara.com/Arief Apriadi]

Bolatimes.com - Susy Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, yakin bahwa Indonesia tak akan kekurangan atlet berkualitas di masa depan. Keyakinan tersebut merujuk pada banyaknya bibit muda berbakat yang namanya mencuat di kancah internasional.

Menurut Susy, kondisi itu sangat menguntungkan Indonesia. Para pebulutangkis muda yang saat ini berada di peringkat top BWF Junior Ranking, diharapkan bisa menjadi amunisi Merah Putih di masa mendatang.

"Jadi memang peta kekuatan antara junior dan senior itu pastinya tidak sama. Untuk junior ini kita untuk lihat ke depan," ujar Susy Susanti, dikutip dari Suara.com

"Dan sekarang, kekuatan kita di level junior (cukup) menjanjikan dibanding senior," sambungnya.

Dilansir dari laman resmi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), peringkat pebulutangkis junior Indonesia di level dunia cukup baik. Khusus di sektor ganda putri dan campuran, skuat Merah Putih sangat mendominasi.

Pasangan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil kini berada di peringkat teratas. Nama keduanya mencuat setelah berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2018.

Dari sektor ganda putri terdapat nama Febriana Dwipuji Kusuma yang kini menempati peringkat teratas. Ia kerap kali berpasangan dengan Ribka Sugiarto.

Sementara satu strip di bawahnya, terdapat pasangan Putri Syaikah/Nita Violina Marwah. Mereka menduduki peringkat setelah mengumpulkan 21.600 poin dari 13 kali pertandingan.

"Kalau lihat dari ranking saat ini, saya optimistis pemain muda untuk ke depannya akan jauh lebih menjanjikan," ujar Susy.

"Mudah-mudahan apa yang dicanangkan Ketua Umum PBSI (Wiranto), untuk membawa kejayaan bukutangkis kita bisa (wujudkan). Saya yakin dan percaya apabila kita mau bekerja keras dan saling mendukung," pungkasnya.

Pebulutangkis muda Indonesia akan mengikuti salah satu turnamen paling bergengsi di level junior yakni Pembangunan Jaya Raya Yonex Sunrise Grand Prix 2019.

Turnamen yang memiliki level satu strip di bawah Kejuaraan Dunia itu akan berlangsung di GOR PB Jaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan, 30 April hingga 5 Mei 2019.

Terkait

Terkini